Untuk Masa Lalu

Assalamualaikum

Hai.

Kamu yang sedang duduk di bangku paling belakang.

Ini aku dirimu dari masa depan.

Sekarang aku sedang diizinkan untuk bisa berkirim surat dengan mu walau sekali saja.

Sekarang kamu disini baik-baik saja kok, disini kamu punya banyak sahabat. Tenang aja, jangan sedih di kondisi mu yang sekarang. semua akan baik-baik saja.

Sekarang aku mau bercerita tentang dunia dan mimpi yang baru kau bangun di masa ku sekarang ini. Taukah kamu? Disini kamu bermimpi menjadi penulis. Disini Kamu punya target ketika umur 24 tahun kamu harus punya 1 buku. Hebat bukan? Padahal sekarang kamu pasti sangat malas membaca. Taukah kamu setelah kamu 3 tahun di smp ini kamu akan masuk ke sekolah menengah kejuruan dan masuk jurusan akuntansi. Hehehe ya itu mata pelajaran yang tidak pernah kamu pahami tapi anehnya nilaimu selalu bagus, tentang pembukuan itu. Disana kamu akan masuk ke dalam kelas yang luar biasa, bertemu dengan teman yang luar biasa. Jangan sedih dengan kondisimu yang sekarang, sebentar lagi kamu akan bertemu dengan sahabat pertama mu. Dia yang akan memberikan ucapan dan perayaan ulang tahun mu yang pertama kali, seru bukan?. Selanjutnya kamu juga nanti akan bertemu dengan sahabat-sahabat yang gokil juga, disana kamu merasa nyaman. mereka akan jadi geng sahabat terbaikmu nanti. Aku harap kamu bisa tunggu sebentar saja nanti kelas 9 mereka akan mengakui kemampuan matematika mu, bukan cuman sekelas tapi 1 sekolah akan mengakuinya.

Hei kau tau!? disini aku sedang duduk di bangku kuliah, kau tau? Semester akhir! kau nanti akan merantau jauh ke tempat yang paling asing menurut dunia mu. Rasanya kuliah itu menakjubkan. Jika aku certikatan mungkin kau takkan sabar menantinya. Disini adalah tempat kamu berubah. Di kuliah nanti kamu akan jadi ketua umum himpunan program studi. Menakjubkan bukan? Pasti tidak akan pernah terpikirkan oleh mu yang sekarang ini. Kamu juga nanti akan naik pesawat, saran ku jika berangkat kesini kamu harus bawa perlengkapan lengkap. Dan jangan sampai ketinggalan pesawat kasian sama ayah harus beli tiket 2 kali.

Akhirnya aku ingin bilang, disini kau akan baik-baik saja. kamu hanya perlu bersabar dan mengikuti proses. Kalau aku boleh saran, mulailah jadi berani! Kamu tidak serendah apa yang kamu pikirkan. Kamu bisa lebih dari itu.

Hihi sudah ya jangan kebanyakan nanti ngak seru lagi kehidupan mu

Tetap sabar untuk berproses ya, dunia tak sekejam itu kok

Dari dirimu

Di tahu 2019

Tantangan Menulis: Dari dan Untuk tema kedua, surat untuk kehidupan masa lalu, bareng TAWALIFE selama 14 hari.

Satu tanggapan untuk “Untuk Masa Lalu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s