Nama, Antara Doa dan Tanggung Jawab

Hai haii

Lama tak jumpa, sudah lama tak menulis di blog ini. Jika boleh beralasan dari dua minggu kebelakang aku disibukan dengan beberapa kegiatan. Pertama diklat Himpunan Mahasiswa Akuntansi aku jadi ketua panitianya, sekarang lagi sibuk juga mempersiapkan acara yang hampir mirip aku juga jadi ketua panitia. ditambah tekanan untuk segera menyelesaikan skripsi jadi membuatku jarang menulis lagi. Tapi lupakan semua itu. alasan itu hanya untuk orang-orang yang lari dari masalah. Mungkin sebenernya kamarin itu aku hanya malas meluangkan waktu saja. semoga kedepannya bisa lebih meluangkan waktu.

Nah sekarang aku ingin bahas topik yang penting menurutku tentang “Nama antara tanggung jawab dan Doa”. Kita semua pasti punya nama, nama yang diberikan oleh orang tua kita. dan pasti setiap nama punya alasan. Pernah temen-temen menanyakan arti atau alasan kenapa orang tua memberikan nama itu?. Kalau aku pernah, aku diberi nama oleh kedua orang tuaku Amri musthofa, katanya amri artinya Pemimpin dan musthofa itu pilihan. Jadi doa orang tuaku adalah ketika besar nanti aku bisa menjadi seorang pemimpin pilihan dengan segala kriteria-kriteria pemimpin ideal.

Nama adalah Tanggung Jawab. Ya betul seperti itu, nama adalah tanggung jawab yang harus dipegang sampai akhir. Harus ada usaha untuk mewujudkannya menjadi kenyataan. Tanggung jawabku sangat besar. Untuk mewujudkan pribadi yang sesuai dengan nama yang disematkan padaku. Walau sekarang aku tidak sesuai dengan nama yang diberikan, tapi aku percaya proses adalah salah satu ikhtiar untuk mempertanggung jawabkan nama itu. Alhamdulillahnya aku masih diberi kesempatan untuk memimpin di organisasi, memimpin pada kegiatan kepanitiaan. Yang aku lakukan itu adalah bagian dari pertanggung jawaban atas nama yang diberikan. Ya biarpun sekarang aku masih belum sesuai tapi setidak diri ini sudah berusaha sebisa apa yang dimampu.

Nama adalah doa. Doa adalah harapan yang akan terjadi. Ketika orang tua menamai kita mereka pasti menaruh harap kepada kita dimasa depan nanti. Ada doa dalam setiap langkah kita. ada angan yang ingin mereka lihat dan wujudkan dalam diri anaknya. Kalau dalam agama islam doa adalah senjata terkuat. Tak ada yang salah dalam doa sebuah kebaikan. Begitu juga nama, tak ada yang salah jika nama itu baik. Entah siapaun yang menyandangnya sekarang, mungkin dengan kondisi hari ini masih belum mencerminkan namanya. Tak ada yang salah soal itu. Karna nama adalah doa dan harapan. Sama seperti orang tua dulu. Ketika menamai diri ini. Mereka berserah kepada sang pembuat rencana supaya buah hatinya kelak menjadi seorang pemimpin pilihan.

Begitu juga blogku ini. Ini adalah doa dan harapan yang aku tulis dengan nyata. Menenteng nama Kodak Diksi adalah hal yang berat. Mungkin aku bukan orang pertama yang ingin menamai blognya dengan noma “Kotak Diksi”. Tapi dengan pertimbangan dan tanggungjawab yang besar banyak para narablog yang mengurungkan niatnya. Tapi aku dengan enaknya menamai blogku dengan nama tersebut.

Bukan tanpa sebab dan alasan. Bagiku nama itu sangat penting, menggambarkan semua hal yang terkandung dalam blog dan mimpi yang ingin dibangun. Proses pencarian nama adalah hal yang tersulit bagiku sampai akhirnya hatiku terpaut pada nama “Kotak Diksi”. Ya ini adalah doa bagiku. ada euforia yang aku dapatkan ketika aku tau kalau aku suka menulis. Impian untuk menjadi penulis yang baik selalu ada dalam setiap kali aku menulis. Memilih nama ini adalah doa bagiku untuk menjadi penulis yang lebih baik lagi. Tujuankku bukan hanya sampai membuat blog saja. tujuanku sebenarnya adalah menjadi penulis, blog hanyalah sebuah media. Semoga dengan nama ini bisa menjadi pecutan bagiku untuk terus berusaha mewujudkan mimpi.

Untuk sekarang aku masih belum bertanggung jawab atas nama yang aku sematkan dalam blog ini. Karna ketika menulis aku masih belum total dan usaha yang keras. Untuk itu aku mohon maaf untuk diriku dan amanah yang terbeban kepadaku ini. Dan sekarang nama itu tetap masih menjadi doa beserta harap atas diriku dimasa nanti. Semoga bisa terwujud.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s