Merantau #11 Liburan Pertama

Setahun berlalu, kini aku kembali menginjak tanah jawa tempat kelahiranku. Setelah 12 bulan aku merantau di tanah orang, Alhamdulillah aku diberi kesempatan untuk pulang sebentar. Rasa gembira tak terkita dalam dada ingin cepat merasakan hangatnya ramah tamah keluarga. Aku tiba dibandara Soekarno hatta malam hari. Kepulangan pertamaku ini langsung dijemput oleh kedua orang tuaku. Mereka sengaja meminjam mobil dan mengosongkan waktunya untuk menjemput putra keduanya ini.

Setelah pesawat landing dan berhenti ditempat parkir, kami semua turun dari pesawat untuk memasuki bandara Soekarno hatta. Suasananya ramai walau sudah malam, suasana khas kota metropolitan. Raut wajah kami semua tampak tersenyum bahagia karna mendapat kesempatan pulang kampung. Sambil berjalan menuju tempat pengambilan bagasi aku memberi kabar kepada orang tuaku kalau aku sudah sampai dan sedang menunggu bagasi. Setelah selesai menunggu dan mengambil bagasi kami segera keluar bandara untuk menuju kerumah masing-masing. Tak lupa sebelum berpisah kami saling berpamitan. Kebetulan ada satu temanku yang ingin bareng untuk tinggal sementara dirumahku. Sebenarnya aku tak tidak mau mengiyakan, karna kondisi rumahku yang sebenarnya kurang layak untuk menerima tamu menginap dan aku belum pernah menerima tamu untuk menginap jadi tidak tau bagaimana harus menjamunya. Tapi karna tak enak untuk menolak akhirnya aku mengiyakan.

Setelah aku keluar bandara dan berpamitan dengan yang lain aku bersama satu temanku pergi menuju parkiran mobil untuk bertemu orang tuaku. Rupanya tak hanya ayah dan ibuku yang menjemput ada adik ke 5 dan 6 serta anak tetanggaku yang ikut menjemput. Setelah mengobrol dan memasukkan barang bawaan ke bagasi kami langsung pergi meninggalkan bandara. Karna waktu dilombok aku belum makan berat kami mampir dulu sebentar ke warung nasi padang.

Setelah kenyang makan kami melanjutkan perjalanan supaya cepat sampai kerumah dan segera istirahat karna sudah malam. Selama perjalanan pulang kami berbincang hangat dan bercanda dengan adik-adikku. Senang rasanya mendapatkan suasana seperti ini. Kalau tidak salah dari Bandara Soeta menuju rumah membutuhkan waktu hampir 3 jam karna terjebak macet. Karna sudah larut kami langsung beristirahat. Ya seperti biasa keadaan rumahku lumayan berantakan tak enak hati sebenarnya aku dengan temanku.

Paginya setelah sahur dan shalat subuh aku tidur lagi karna lelah masih belum terbayar. Aku bangun agak siang sekitar jam 8 pagi. Ketika suara ramai dari ruang tengah, rupanya tetangga terdekatku datang menengok. Kami berbincang dengan hangat bersama yang lain melepas rindu. Banyak cerita selama satu tahun. Tak lupa aku memberikan oleh-oleh kepada mereka.

Seperti dugaanku, aku bukanlah orang yang pintar dalam menjamu tamu. Selama menginap dirumahku aku tidak mengajak dia pergi kemana-mana. Maklum karna dirumah memang tidak ada motor, dan aku juga tidak punya uang untuk jalan-jalan. Jadi aku tak mengajak dia pergi kemana-mana. Sampai akhirnya dia mohon pamit pergi ke rumah temanku yang lain. Ya mau gimana lagi cuman maaf yang aku bisa ucapkan karna tak bisa menjadi tuan rumah yang baik.

Selanjutnya selama liburan aku punya beberapa agenda yang harus aku tuntaskan yaitu, buka bersama teman-teman SMK, bertemu teman-teman rohis, pulang kampung dan masih banyak lagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s