Kelas Menulis Online- Materi 4 How to Nulis Pembukaan

Pembukaan, pasti kita semua tahu susahnya untuk memulai menulis. Semua ada dipikiran tapi bingung bagaimana untuk memulainya. cara yang mudah memulai pembukaan yaitu dengan menyederhanakan pembahasan awal. Disini Mas Nanda menyedehanakan pembukaan dengan membahas “kenapa kita membuat karya tersebut”.

Pembukaan disebuah buku adalah bagian kecil dari isi buku tapi menurutku sendiri lumayan berefek. Biasanya aku sendiri suka membaca terlebih dahulu pembukaan sebuah buku. Pembukaan bagiku penting karna bisa meningkat rasa keterikatan tujuan penulis dengan pembaca. Jadi pembukaan yang baik bisa meningkatkan nilai ekspektasi pembaca sebelum membaca sebuah buku.

Terus bagaimana caranya menulis pembukaan? mudah saja. tadi sudah diungkit di paragraf pertama. bagian pembukaan itu membahas kenapa dengan karya kita. jadi dipembukaan ini kita harus menjawab secara ringkas yang menggambarkan seleluruan dari kata tanya “kenapa?

Kenapa kita menulis buku tersebut?
kenapa kita menggangkat tema tersebut?
kenapa kita harus begini atau begitu?

Kanapa harus menanyakan hal tersebut? Karena kalau kita sudah tau kenapa harus membaca buku tersebut, maka kita bisa lebih antusias dalam membaca buku tersebut. Nah maka dari itu sebelum kita masukan unsur apa, dimana, siapa, kapan dan bagaimana, alangkah baiknya bila kita awali tulisan kita dengan pertanyaan kenapa.

Berikut contoh pembukaan sederhana yang diberikan Mas Nanda pada sesi materi

KENAPA PENGEMBANGAN DIRI

Dulu bisa dibilang saya adalah anak sultan. Mau apa-apa serba bisa.

Mau beli apapun, bisa. Mau kemanapun, bisa. Mau jadi apapun, bisa.

Hampir semua bisa saya lakukan. Kenapa? Wong saya anak sultan, apa yang mesti dipikirkan. Masa depan? Wis terjamin..hehe

Masuk 2013, tepatnya akhir semester 2, waktu itu saya masih kelas 2 SMA di Daarul Quran Bandung. Sore itu saya dapet telpon dari ibu saya, ibu saya bilang bahwasannya bapak saya kecelakaan dan keadaannya sekarang seluruh tubuhnya nggak bisa bergerak. Terlebih lagi setelah itu, saya dapet kabar bahwasannya ibu saya sampe harus hutang sana sini buat nutupin biaya spp saya.

Semenjak itu, saya yang tadinya merasa nyaman berada dalam zona nyaman mulai berpikir, “Saya nggak bisa kalo gini gini terus..”

Alhasil saya tekadkan dalam hati, bahwa mulai hari ini saya harus berubah. Kenapa saya memiliki keinginan untuk berubah? Karena saya sadar, kalo saya nggak berubah berubah dan nyaman berada di zona nyaman saya, saya bakal jadi orang yang bakal tergerus zaman. Kok bisa? Wong zaman terus maju, sementara Anda nggak maju maju, ya abis! Hehe

Alhamdulillah, setelah saya tekadkan untuk berubah, Allah mudahkan jalan saya untuk bener bener berubah, entah dalam pola pikir, sikap ataupun perilaku, semua berubah atas izin Allah, yang mana ketika itu berubah lambat laun tanpa saya sadari masa depan saya pun mulai berubah, yang tadinya terlihat suram tidak bisa apa-apa karena terlalu nyaman di zona nyaman, berubah jadi tampak cerah karena kini saya berani dan mampu untuk berdiri di luar zona nyaman saya.

Sejak itu saya mulai memiliki pikiran untuk menciptakan buku tentang pengembangan diri. Kenapa? Agar menyadarkan banyak orang, bahwa mengembangkan diri itu harus disegerakan bukan dinanti-nanti, bukan harus dapet momen nggak enak dulu baru berubah. Jangan gitu.

Lebih cepat, lebih baik. Kalo kita udah siap sedari dini, mau diterpa masalah segede apapun Insya Allah kita nggak bakal gentar. Kenapa? Karena kita udah punya ilmunya, kita udah punya bekal dan amunisinya. Jadi nggak bakal bingung dan takut lagi ketika menghadapi suatu masalah. Beda lagi kalo misal kita nggak punya bekel sama sekali, yang ada kita bakal nyerah, bersikap menyalahkan dan yang lebih parahnya lagi berpikiran untuk bunuh diri sebagai solusi untuk meninggalkan masalah-masalah yang ada. Naudzubillah mindzalik.

Ssst udah ah, yuk sama sama benahi diri sedari dini, Insya Allah lewat buku ini kamu bakal dibimbing untuk benahi diri dari awal sampai akhir dengan tugas-tugas yang tertera didalamnya. Gimana, udah siap buat berbenah? Mantap, silahkan lanjutkan ke halaman berikutnya.

Nah jadi seperti itu, jadi intinya beri tahu pembaca…

Mengapa kamu menulis buku tersebut, mengapa kamu mengambil tema tersebut

terimakasih semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s