Merantau #22 Anggota BEM Fakultas

Sudah sekitar 1 tahun lebih BEM sebelumnya memegang kendali di FEB, sekarang waktunya peralihan. Di kepengurusan yang sekarang ini aku berminat untuk mendaftar untuk jadi pengurus aktif, bukan karena ingin dilihat sebagai anggota BEM tapi lebih kepada mencari cara untuk mengembangkan potensi diri, sama tidak lupa juga memperbaiki kepengurusan sebelumnya. Sebenarnya aku disini bimbang mau masuk ke dalam BEM atau mau membangun Himpunan Prodiku. Jadi waktu wawancara seleksi anggota BEM ditanya tentang prioritas aku jawab “BEM ini mungkin akan jadi prioritas kedua setelah Himpunan”. Tapi Alhamdulillahnya aku masih diterima untuk jadi pengurus BEM.

Aku diterima menjadi anggota BEM di Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) selama periode 2017-2018. Sekedar info menjadi anggota BEM Fakultas di sini tidak terlalu sulit dan tidak sekeren yang dibayangkan juga, karena universitasku masih tergolong baru organisasinyapun juga masih sedikit pengalaman. tak banyak  pengamalam yang aku dapat selama aku di BEM ini, mungkin karena posisiku yang hanya staf departemen.

BEM FEB kali ini memang lebih aktif dari pengurus sebelumnya, tapi kalau dihitung kegiatannya tidak banyak juga, bisa dihitung jari malah. Apalagi di departemenku mungkin bisa dibilang hanya ada 1 program aja yang jalan dan itu hanya Masa Orientasi Fakultas. Itu juga dadakan persiapannya. Selebihnya banyak program dadakan yang diadakan. Waktu itu BEM kami juga masih baru, jadi belom banyak pengalaman. Aku sendiri masih belum tau tugas BEM itu sendiri gimana, jadi wajar sih masih banyak asal-asalnya.

Tapi menjadi anggota BEM tidak selamanya buruk. Banyak baiknya juga, mungkin lebih banyak malah. Selama aku jadi anggota BEM entah kenapa aku jadi lebih aktif. Disini aku juga jadi mengenal mahasiswa lintas jurusan dan lintas angkatan di fakultasku. Banyak berkenalan dengan orang baru dan banyak penyesuaian baru. Mengenal banyak karakter ternyata sulit juga, tapi serusih tantangan besar buatku.

Kalau ditanya ada yang spesialnya ngak sih jadi anggota BEM. Sebenarnyasih tidak ada, tapi disetiap tempat pasti punya ceritanya masing-masing. Menjadi anggota BEM FEB bisa dibilang merupakan waktu terlamaku menjadi pengurus aktif di organisasi jika dibandingkan organisasi sebelumnya. Di BEM FEB juga terhitung banyak hal yang dikerjakan maksudnya banyak rapatnya hehe. Disini aku merasakan lebih serius dalam organisasi dari pada organisasi sebelum-sebelumnya.

Menjadi pengurus BEM FEB adalah hal yang biasa dalam bagian cerita perantauan. Tapi disetiap cerita biasa masih selalu ada pengaruh dalam perjalanan. Jangan dibuang, apalagi dilupakan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s