Merantau #24 Drama Sebelum pulang

Sekarang sudah memasuki bulan ramadhan, tandanya liburan sudah dekat. Di ramadhan kedua sebenarnya tidak ada yang sangat spesial, semua berjalan bulan Ramadan pada umumnya. Tapi ramadhan kali ini aku ada kegiatan tambahan, jika dibanding ramadhan tahun lalu. Ramadhan kali ini juga fakultasku sedang mengadakan visitasi untuk akreditasi fakultas. Jadi para dosen dan beberapa mahasiswa lumayan sibuk berbenah untuk membuat fakultas menjadi lebih cantik dari biasanya. sekarang juga aku jadi ketua divisi acara untuk penyelenggaraan acara besar tahunan program studiku.

Acaranya memang masih lumayan lama, tapi persiapannya sudah dimulai dari sekarang. Mulai dari pencarian dana dari sebar proposal sampai jualan ta’jil, perancangan rangkaian kegiatan, teknis acara dan lain sebagainya. Oh iya dosen yang membinan acara kali ini adalah dosen favoritku yang kemarin. Seperti biasa sikapnya tegas tapi mengayomi membuat rasa ngeri-ngeri sedap di dada. Jadi karena acara ini aku jadi lebih dekat dengan beliau karena sering ketemu dan diskusi bersama.

Selayaknya seorang mahasiswa yang mau pulang kampung, persiapannya pasti dari jauh hari. apalagi urusan tiket karena untuk mencari yang murah kami harus beli dari jauh hari. Termasuk juga aku, aku membei tiket dari jauh hari setelah jadwal ujian keluar. Aku memilih sehari setelah jadwal ujian selesai. Waktu yang aman seharusnya.

Hari-hari berjalan secara normal, sampai terdengar kabar mendadak, kalau jadwal ujian ada yang di undur karena adanya visitasi fakultas. Kaget bukan kepalang untukku dan temanku yang sudah membeli tiket. Seharusnya tidak mungkin jadwal tiba-tiba berubah, alasanya karena kampusku baru jadi hal semacam ini diwajarkan. Kalau seperti ini bisa hangus tiketku, kalaupun ganti jadwal aku harus membayar lebih lagi.

Yang aku pikirkan waktu itu adalah ini bukan salahku, pihak fakultaslah yang seenaknya merubah jadwal. Jadi aku berusaha protes supaya bisa ujian duluan agar bisa pulang sesuai jadwal yang direncanakan.  Aku coba Tanya ke Ketua Program studi untuk mencari solusi, tapi tidak ada jawaban yang memuaskan. Aku protes ke pihak fakultas, Alhamdulillahnya aku diijinkan untuk ujian duluan. Tapi harus izin ke dosen mata kuliah tersebut dan apesnya dosen yang mengampu mata kuliah tersebut adalah dosen favoritku yang terkenal tegas itu. Ngeri-ngeri sedap aku izinnya, jadi aku memutuskan untuk ujian dulu baru izin ehehe.

Sampai akhirnya tiba waktunya untuk meminta izin. Dag dig dug serrr jantung berdebar, waktu itu aku bersama teman-teman kepanitian sedang kumpul membahas kegiatan.  Tapi sebenarnya Aku sudah berkemas untuk pulang, yang aku pikir waktu itu “yang penting bilang, toh sudah kadung terlaksana.”. diwaktu istirahat rapat aku memberanikan diri meminta izin dan menceritakan kejadiannya secara runut. Dan pasti jawabannya sesuai dugaanku, dosennya tidak  setuju, marah selayaknya dosen. banyak hal di permasalahkan mulai dari soalnya yang takut bocor, tidak professional, sampai pihak fakultas tidak izin dulu ke beliau. Aku yang disana hanya bisa diam dan pasrah.

Pembahasan kegiatan dilanjut kembali karena masih ada yang belum terbahas. Selama rapat berlangsung aku hanya diam, bingung harus gimana. Kali ini pembahas benar-benar selesai, dengan harapan yang kecil supaya dosen berubah pikiran aku Tanya kembali. Alhamdulillah dia mengizinkan dengan syarat aku tidak akan mendapat nilai yang bagus. Poin nilaiku dikurangi. Tapi segitu saja aku sudah bersyukur karena tidak mengulang disemester depan.

Kini senyum sumeringah kini sudah muncul. Sekarang aku jadi bahan bercandaan kawanku karena raut mukaku berubah 1800, tak apalah yang penting aku bisa pulang. Kapok ngak mau lagi pokoknya berurusan dengan hal seperti ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s