Kupasan Buku – Bicara Itu Ada Seninya.

Halo semua. Sesuai janjiku yang kemarin, sekarang aku mau review buku. Setelah menimbang-nimbang  nama-nama yang cocok untuk konten ini, akhirnya pilihan jatuh kepada “Kupasan Buku.” Iya, itu adalah nama konten ini. Agak umum memang, mungkin juga sudah ada yang pakai nama itu sebelumnya. Tapi itu semua bukan masalah, yang penting sekarang aku mau nulis, hehe. Dalam membedah buku nanti semuanya adalah menurut pendapatku, jadi tidak valid untuk dijadikan bahan refrensi karena itu adalah opini pribadi. Jadi kalau teman-teman tidak setuju juga enggak apa, karena setiap orang punya selera dan cara pandang yang berbeda. Udahlah ya, langsung aja kita kupas bukunya.

“Bicara itu ada seninya (Rahasia komunikasi yang efektif),” ditulis oleh Oh su hyang, seorang dosen dan pakar komunikasi terkenal di Korea Selatan. Buku Ini adalah buku terjemahan dari Bahasa Korea. Diterbitkan oleh Bhuana Ilmu Populer. Buku ini dicetak pada tahun 2018 dan diterjemahkan oleh Isti ningsih. Oh iya, buku ini termasuk ke dalam kategori Best seller, buku yang aku beli aja udah masuk cetakan ke dua belas.

Aku baca buku ini baru di bulan januari 2020. Emang terbilang cukup telat sih kalau mau review buku ini. Sudah banyak juga yang riview buku ini. Tapi enggak ada salahnya aku review buku ini juga, karena setiap orang pasti punya pandangannya tersendiri. Enggak usah pake basa-basi lagi sekarang langsung aja kita bahas.

Buku ini terdiri dari 5 bab dan diisi oleh beberapa subbab pembahasan. Dengan tebal buku sebanyak 238 halaman jadi tidak terlalu menakutkan untuk dibaca. Tata basaha yang santai serta seringnya penulis memberikan contoh kasus, membuat buku ini lumayan mudah dipahami oleh pembaca. Di buku ini penulis membabas teknik berkomunikasi, manfaat berkomunikasi dengan baik, sampai bagaimana praktik yang bisa kita lakukan untuk melatih kemampuan berkomunikasi kita.

Bab pertama berjudul, “Perbedaan juara 1 dan 2 terletak pada ucapannya.” Pada bab ini penulis mencoba mengungkapkan bahwa ucapan itu sangat berpengaruh untuk menggambarkan diri kita. Perkataan yang keluar dari mulut kita akan melukiskan siapa sebenarnya diri kita. Oleh karena itu sangat penting untuk bisa berkomunikasi dengan baik. Di bab ini juga dijelaskan bagaimana caranya agar kita bisa berkomunikasi dengan baik. Mulai dari pentingnya penggunaan Bahasa non-verbal, teknik storytelling, mengatasi rasa takut ketika berbicara, pentingnya logika dalam berbicara dan dampak komunikasi terhadap kehidupan kita. Di bab ini dilengkapi juga dengan cara-cara yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki teknik berkomunikasi kita.

Bab kedua berjudul, “Pintar mendengar, pandai berbicara.” Sesuai dengan judulnya pada bab ini penulis ingin menjelaskan tentang pentingnya mendengar dalam berkomunikasi. Komunikasi itu sangat berkaitan dengan hubungan timbal balik. Komunikasi bukan tentang siapa kita, tapi lebih dari itu. Proses mendengarkan dan memahami apa yang diinginkan oleh lawan bicara sangat berguna dalam berkomunikasi.

Bab Ketiga berjudul,”Ucapan yang membuat lawan bicara memimahak kita.” Bab ini sangat berkaitan dengan Bab kedua. Setelah kita mendengarkan dan tahu apa yang mereka butuhkan, kita bisa mengarahkan mereka ke tempat yang kita mau. Kuncinya adalah tepat, walau hanya satu kata asalkan tepat pada sasaran itu lebih baik daripada sepuluh ungkapan. Pada bab ini penulis juga memberikan contoh ketepatan sasaran sebagai salah satu kunci kesuksesan.

Bab keempat berjudul, “Beratnya ucapan ditentukan oleh dalamnya isi.” Komunikasi bukan tentang seberapa kuat kita berbicara. Komunikasi adalah tentang bagaimana isi bisa tersampaikan. Ringkas, padat dan menarik sangat diperlukan dalam berkomunikasi. Untuk menghadirkan itu semua kuncinya adalah ketertarikan dan sepenuh hati, singkatnya ‘nyawa’. Menghadirkan komunikasi yang baik butuh kerja keras dan dipersiapkan dengan matang. Kalau tidak dilakukan dengan sepenuh hati lawan bicara akan menyadari kita tidak akan menjadi rekan yang baik untuk bekerja sama.

Bab kelimat berjudul, “Suara yang bagus bukan bawaan lahir.” Sejujurnya ini adalah bab yang paling saya suka. Di sini penulis mengungkapkan suara sangat berpengaruh dalam berkomunikasi, sangat setuju dengan pendapat ini. Suara yang bagus sangat diperlukan, dan ini adalah hambatan bagi kebanyakan orang. Memang ada orang yang ditakdirkan dengan suara yang bagus, tapi ada lebih banyak orang yang berlatih dengan keras untuk mendapatkan suara bagus. Banyak tokoh dunia yang harus berlatih untuk mendapat suara yang bagus. Jadi suara bagus bisa kita dapatkan, asal kita mau berusaha untuk terus berlatih.

Buku ini sangat bermanfaat bagi orang-orang yang ingin memperbaiki cara berkomunikasinya, termasuk saya hehe. Selain penggunaan bahasanya yang lumayan santai, buku ini juga dilengkapi cara-cara yang bisa kita terapkan, hal ini sangat membantu bagi para pembaca.

Nah yang positif-positinya udah, biar seimbang sekarang aku mau bahas beberapa hal yang kurang dari buku ini. Kita semua tahu buku ini adalah terjemahan dari korea, kalau dari Bahasa terjemahannnya sangat pas dan bagus. Masalahnya adalah banyak kasus-kasus atau cara-cara latihan vokal yang dicontohkan berdasarkan budaya korea, di sini saya agak bingung untuk memahaminya. Terutama untuk latihan vokal, karena Bahasa kita berbeda dari segi vokalnya ini membuat saya bingung bagaimana cara untuk melatihnya. Mungkin kalau ditambahkan keterangan agar yang bukan orang korea bisa memahami itu sangat membantu.

Nah, itu adalah kupasan buku untuk hari ini. Buku “Bicara itu ada senignya,” kalau boleh memberi nilai aku kasih nilai 8,5 dari sepuluh. Itu menurut pendapatku. Jadi, sekian dulu untuk kupasan buku kali ini. semoga tulisan ini bisa bermanfaat untukku dan kalian semua, sampai ketemu lagi di kesempatan selanjutnya yaa, dahh.

2 tanggapan untuk “Kupasan Buku – Bicara Itu Ada Seninya.

Tinggalkan Balasan ke masHP Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s