Kimi No Nawa

Novel Kimi no nawa akhirnya di pinang oleh penerbt Haru untuk cetak dalam versi Bahasa Indonesia. Novel ini mempunyai ketebalan 333 halama dan dipecah menjadi 8 bab. Bisa dibilang novel ukuran sedang dan ringan untuk dibaca atau dibawa kemana-mana.

Untuk kasus novel kimi no nawa sayang sekali aku nonton flimnya dulu baru baca novelnya. Mungkin membuat imajinasiku terbatas dengan penggambaran setiap adegan di flimnya. Bukan flimnya jelek, tapi sayang aja imajinasinya jadi terbatas ruang. Bahkan salah satu hal yang membuat aku beli novel ini karena flimnya sangat bagus jadi aku penasaran gimana visualisasi cerita ini dibuat dalam bentuk tulisan seperti apa.

Untuk cerita novel kimi no nawa sama persis dengan yang ada di flim animenya. Plot, waktu, tempat, suasana, semuanya sama. Novel ini benar-benar menggambarkan flim dalam bentuk tulisan. Walaupun begitu tetap di beberapa bagian membuatku takjub dengan penggambarannya. Dan ini yang membuatku menyesal karena udah nonton flimnya dulu baru baca novelnya.

Yang menjadi ciri khas dalam novel ini adalah penggambaran kebudayanya yang sangat kental. Kepercayaan masyarakat jepang dan istilah-istilah kepercayaan tradisional sering dibahas disini. Seperti kata musubi, kata ini dibahas berulang-ulang. Musubi adalah ajaran yang dianut oleh kepercayaan masyarakat jepang. Menjelaskan tentang ikatan yang terangkai dalam alam semesta.

Tema besar novel kimi no nawa adalah tentang ikatan, makanya kata musubi sering diulang-ulang. Novel ini mencerikatan taki, seorang pemuda yang tinggal di Tokyo yang bertukar tubuh dengan mistuha seorang gadis yang tinggal di desa itomori.

Awal mula ikatan ini bagi mereka seperti sebuah wahana permainan. hiburan singkat yang terjadi karena suatu kebetulan. Namun ternyata pertukaran ini lebih besar dari itu. Ternyata ada simpul takdir yang mengikat mereka begitu kuat. Melintasi batasan ruang dan waktu. bahkan dimensi antara dua dunia yang dihubungkan oleh komet dan garis horizon saat hari mau berganti malam.

Plot yang dibangun dengan sangat epic. Cerita yang anti menstrim dan penggambaran tokoh, suasana, dan emosi sangat pas. novel ini sangat aku rekomendasikan. Bahkan flimnya juga. buat kalian yang gak pernah nonton anime rasanya nonton kimi no nawa bisa jadi pijakan pertama untuk menjamah flim-flim animasi jepang.

Kayaknya untuk episode kupasan buku kali ini bisa dicukupkan. Oh iya, untuk penilaian yang aku tulis disini menurut pendapatku sendiri ya. Jadi tidak harus sama. kalau kalian punya pendapat lain bisa tulis di kolom komentar kita coba diskusikan bersama. Mungkin akan jadi lebih menarik. Okeh udah dulu ya sampai ketemu di konten kotak diksi selanjutnya.

Yo yoo, balik lagi di kupasan buku. Kali ini aku mau bahas novel kimi no nawa atau yang lebih umum dikenal Your name. Iya, novel ini dikarang oleh Mokoto Shinkai, yang juga membuat versi flimnya. Aku sejujurnya juga baru tau kalau kimi no nawa itu ada novelnya. Pertama kali liat waktu di Islamic book fair dan yang pasti langsung tertarik untuk beli. Dan ternyata novel ini memang satu projek dengan flim anime kimi no nawa. Di Jepang novel ini dirilis sebulan sebelum flim ini tayang  di layar lebar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s