Merantau #38 Naik Tinggat

Kembali lagi ke KAMMI, sudah satu tahun aku bergabung di organisasi ini. dan sudah sewajarnya dalam tahapan pengkaderan di KAMMI untuk melanjutkan pelatihan ke tahap selanjutnya. Kebetulan kali ini pengurus daerah sumbawa membuka perlatihan tingkat 2 atau bahasanya Daurah Marhalah 2 (DM2). Oh iya untuk pelatihan tingakat 2 ini jangkauannya nasional, jadi ada peserta dari daerah lain. Total peserta yang mendaftar DM 2 sumbawa sebanyal 52 orang.

DM2 sangat berbeda dengan DM 1. Mulai dari tahap seleksi sampai dengan pelaksanakaan. Untuk DM 2 kali ini dilaksanakan selama 5 hari. Dari tanggal 28 desember 2018 sampai tanggal 1 januari 2019. Kali ini tahapan dan seleksinya juga lebih banyak dan ketat. Ada tiga tahapan untuk DM 2. Penugasan 1, 2 dan terakhir  tahap wawancara. Pada penugasan 1 kami diberi tugas utuk membuat target hidup selama 30 tahun kedepan dan membuat analisis keberadaan KAMMI ditengah masyarakat dan rekayasa sosial yang harus dilakukan sampai tahun 2045. Untuk penugasan 2 kami harus membuat makalah dengan tema besar “Lentera Timur, Nyalakan al-Qoidah al-Fikriyah dalam jiwa Al-Fatih” dengan beberapa pilihan fokus pembahasan, aku sendiri memilih fokus ekonomi sesuai dengan keahlian yang aku miliki. Dalam wawancaranya sendiri aku ditanyai beberapa pertanyaan mulai dari review semua penugasan yang telah dilakukan, cek hafalan quran, cek kondisi ibadah dan lainnya. Sampai akhirnya tersisa 23 peserta DM2.

Selama 5 hari kami dijelali tumpukan materi-materi dan banyaknya diskusi-diskusi. Dari hari pertama dimulai dari pembukaan sampai pembuatan kontrak peraturan kegiatan. Ya seperti itu uniknya memang disini peraturan itu dimusyawarahkan bersama peserta. Dihari pertama juga kami diberikan kesempatan untuk menuliskan satu kata yang menggambarkan diri kita. kami bergantian maju menulis kedepan, sempat bingung aku ingin menulis apa, sampai akhirnya orang sebelumku maju dia menulis “matahari” langsung pikiranku aku ingin menjadi “lentera”. Kenapa lentera? Aku sadar mempunyai banyak kekurangan dan tidak bisa memuaskan semua orang, walau dengan segala keterbatasanku aku tetap ingin menghangatkan mereka. Dalam lentera juga banyak terekam hangat suasana bahagia yang sederhana dan teduhnya mimpi yang menghilangkan lelah semalam.

Dihari kedua dan seterusnya kami baru dijejali berbagai macam materi dengan format penyajian yang bermacam-macam, mulai dari yang mendengarkan, diskusi sampai studi kasus turun langsung ke lokasi. 5 hari yang padat dan pastinya melelahkan. Di hari pertama kami baru selesai kelas jam 1 pagi dan kami harus bangun jam 3 untuk sholat tahajud dilanjut subuh dan tilawah quran, Paginya kami harus masuk kelas jam 8. Dihari kedua kami baru selesai jam 2 pagi, dihari ketiga sampai terakhir kami bahkan tidak sempat tidur. Sangking lelahnya ketika do’a sehabis sholat subuh kami semua tertidur sambil duduk.

DM 2 diakhiri dengan pembacaan surat keputusan kelulusan untuk para peserta, Pada hari ke-5. Tapi sebelum itu kami saling cerita tentang kesan dan pesan selama kegiatan berlangsung. Baru dilanjut dengan acara penutupan dan pemcabaan SK. Seperti biasa kreatifitas instruktur, mereka membuat drama dengan menggagalkan 2 orang dari kami yang dikemas dengan ciamik. Tapi bagian yang paling aku suka ketika kami semua menyanyikan Hymne KAMMI, penuh seisi ruangan dengan suara kami, merinding, semangat dan terharu ternyata kami telah sampai ke tahap ini.

Untuk 5 hari yang aku lalui adalah hari-hari yang berharga. Berkenalan dengan orang baru, akrab bak keluarga baru. Menjadi waktu yang berharga, yang terisi penuh dengan ruang diskusi dan belajar banyak hal. Disini aku kembali tersadarkan bahwa aku masih belum ada apa-apanya. Perjalananku masih jauh, akan banyak hal baru yang akan menyapaku nanti. Disini aku kembali tidak menyesal, memilih KAMMI sebagai tempatku untuk berproses.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s